Co-funded by the Erasmus+ Programme of the European Union

Disclaimer: This project has been funded with support from the European Commission. This publication [communication] reflects the views only of the author, and the Commission cannot be held responsible for any use which may be made of the information contained therein

 

 

 

 

 

 

 

 

 

INTERNASIONAL INDOPED WORKSHOP

@Binus University, 22 Oktober 2018 

 

Kurikulum 2013 adalah upaya pemerintah untuk menyiapkan generasi emas Indonesia dalam kompetensi abad 21. Karakteristik utama dalam kurikulum 2013 adalah pembelajaran berpusat pada siswa dengan penggunaan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam penyusunan pembelajaran, pemanfaatan prinsip-prinsip penemuan (discovery) dalam proses pembelajaran, dan mengutamakan high order thinking dalam penilaian. Guru merupakan kunci utama dalam suksesnya penerapan kurikulum 2013. Oleh karena itu, berbagai upaya telah dilaksanakan dalam rangka menyiapkan tenaga pendidik yang mampu mempersiapkan generasi abad 21.              

Sejalan dengan hal ini, dimulai pada 2016 melalui projek INDOPED, European Commission telah memberikan insentif kepada konsorsium beberapa perguruan Tinggi di Indonesia dan di Eropa, juga SEAMOLEC sebagai dissemination partner dalam rangka modernisasi pendidikan tinggi Indonesia dengan praktik-praktik pedagogi teruji dari Eropa.

Sebagaimana yang sudah dirancang, dampak yang diharapkan dari capacity building project ini adalah perubahan paradigma pembelajaran dosen-dosen yang tergabung dalam konsorsum dari pembelajaran yang berpusat pada dosen menjadi berpusat pada mahasiswa. Setelah hampir tiga tahun mengadopsi, mengadaptasi, mengujicobakan, dan mengimplementasikan praktik-praktik pedagogi inovatif tersebut didampingi oleh para ahli dari Eropa, saat ini para dosen tersebut telah mampu menerapkan pembelajaran aktif yang berpusat pada mahasiswa, di mana dosen berperan sebagai mentor dan fasilitator dalam pembelajaran.  Universitas Bina Nusantara (Binus) merupakan salah satu universitas yang telah dengan sukses mengimplementasikan praktik pedagogi: Project Hatchery, Innovation Camp, Learning by Teaching, dan Assessment Rubric sesuai penjelasan terlampir.

Salah satu lesson learned yang didapatkan adalah penerapan praktik-praktik pedagogi tersebut tidak hanya baik untuk dilaksanakan oleh dosen di perguruan tinggi, tetapi juga dapat dilaksanakan oleh guru khususnya pada pendidikan menengah untuk menguatkan pelaksanaan kurikulum 2013. Dalam rangka mendesiminasikan praktik-praktik tersebut diselenggarakanlah “International INDOPED Workshop” yang akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal    : Senin, 22 Oktober 2018

Waktu               : 08.30 - selesai

Tempat             : Universitas Binus, Kampus Joseph Wibowo Center (JWC) Lt.3

                           Jl. Hang Lekir I No.6, RT.1/RW.3, Gelora, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat,

                          Daerah Khusus Ibukota Jakarta 102702

Workshop ini terbuka bagi guru SMA dan SMK dengan ketentuan sebagai berikut.

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Saudara Aggry Tiharapitra melalui chat Whatsapp 085718958904.